Berdasarkan kondisi terkini di lapangan, bangunan berukuran cukup luas tersebut baru rampung pada tahap dinding fisik berwarna putih dan rangka atap besi. Terlihat rangka atap baja ringan telah terpasang penuh, namun belum dilengkapi penutup atau atap seng. Tidak ada aktivitas pekerja maupun tumpukan material baru di lokasi pembangunan.
Poin-poin penting terkait terhentinya proyek ini meliputi:
- Kondisi Fisik Bangunan: Struktur dinding utama dan tiang pendukung sudah berdiri, namun bagian atap masih terbuka lebar sehingga area dalam bangunan rawan rusak akibat paparan hujan dan panas.
- Tanpa Kejelasan Pelaksana: Hingga pertengahan Agustus 2026, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengurus Kopdes MP maupun Pemerintah Desa Saptanajaya terkait penyebab berhentinya pengerjaan—apakah disebabkan oleh kendala pencairan anggaran atau masalah teknis kontraktor.
- Kerapuhan Potensial Material: Kerangka besi dan area interior yang terbuka tanpa atap berisiko mengalami korosi dan kerusakan dini sebelum fasilitas ini sempat difungsikan.
Warga Desa Saptanajaya berharap Pemerintah Kabupaten Pasangkayu dan instansi terkait segera mengevaluasi keterlambatan ini agar proyek gerai ekonomi desa tersebut dapat dilanjutkan hingga tuntas.
Sumber berita : Pemdes Saptanajaya
